Logo

MAPERWA ITEKES Tri Tunas Nasional Mengecam Tindakan Brutal Kepolisian Metro Jaya

MAKASSAR -- Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta kembali diwarnai dengan tindakan represif aparat kepolisian. Kekerasan yang dilakukan oleh aparat terhadap mahasiswa dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA) Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional, ikbal ahri juhra, mengecam keras tindakan brutal tersebut.

“Mahasiswa hadir di jalan bukan untuk membuat kekacauan, tetapi untuk menyampaikan aspirasi rakyat yang hari ini semakin terpinggirkan. Aparat seharusnya menjadi pengayom, bukan alat represi,” tegasnya.

MAPERWA ITEKES Tri Tunas Nasional menilai, tindakan represif ini mencederai semangat demokrasi yang telah diperjuangkan sejak era reformasi. Negara yang seharusnya berdiri di atas hukum dan keadilan justru kembali mempertontonkan wajah otoriternya.

Lebih lanjut, [Ikbal ahri juhra] menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan pernah mundur dalam mengawal aspirasi rakyat. “Kami akan terus berdiri di barisan terdepan bersama rakyat. Kekerasan tidak akan mampu membungkam suara mahasiswa,” tambahnya.

MAPERWA ITEKES Tri Tunas Nasional pun mendesak Kapolri untuk segera mengevaluasi jajaran aparatnya agar tindakan serupa tidak kembali terulang.

12Wil-2Sulawesi_SelatanAMSIII2024

EFR55

Simak berita dan artikel lainnya di: Google News infosulawesi.com